A. Pendidikan Formal/ Kurikuler:

  1. Madrasah Taman Kanak-kanak Islam Al-Ittifaqiah (TAKIAH), status terakreditasi B.
  2. Madrasah Diniah Al-Ittifaqiah (MASNIAH).
  3. Madrasah Ibtidaiah Al-Ittifaqiah (MASTIAH), status terakreditasi B.
  4. Madrasah Tsanawiah Al-Ittifaqiah (MASWIAH), status terakreditasi A.
  5. Madrasah Aliah Al-Ittifaqiah (MASLIAH), status terakreditasi A.
  6. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Quran Al-Ittifaqiah (STITQI), status terakreditasi (B).

 

Kurikulum terdiri dari: pertama, kurikulum pondok dengan kitab kuning sebagai buku pokok (berijazah pondok); kedua kurikulum Madrasah Negeri dengan mengikuti Ujian Negeri (berijazah Negeri).

Kurikulum Pondok Pesatren Al-Ittifaqiah berstandar Internasional dengan curriculum Bahasa Arab dan Bahasa Inggris berstandar TOEFL dan TOAFL 450 sehingga layak untuk sekolah ke luar negeri, MIPA minimal 7, pelajaran UN lain minimal 7, dan menguasai dasar-dasar ICT.

PPI menerapkan metode pembelajaran AJEL plus, yaitu Aktif, Joyfull, Efektif berkualitas dan bertanggungjawab, dimana setiap kelas permanen didesain full blackboard dan wallboard dipadu dengan sistem moving class, housing class, natural class/santini ketan dan metode aktif, seperti seminar, diskusi, praktikum, dll.

 

B. Pendidikan Ko Kurikuler

  1. Lembaga Tahfidz, Tilawah dan Ilmu Al-Quran Al-Ittifaqiah (LEMTATIQI) berdiri 1990:
  2. Pembinaan menghafal Al-Quran (Tahfiz Al-Quran), dua program, yaitu:
  • Program Tahfizh Umum untuk seluruh santri (1 s.d. 5 juz).
  • Program Tahfizh Khusus (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz dan 30 juz) untuk santri khusus dan masyarakat luar yang berminat baik anak-anak maupun remaja (umur 5 s.d 30 tahun).
  1. Pembelajaran membaca Al-Quran (Qiroatul Quran) dengan tajwid yang baik untuk seluruh santri.
  2. Pembinaan seni baca Al-Quran (Naqhom Al-Quran), dua program :
  • Program Umum untuk seluruh santri.
  • Program khusus untuk santri-santri yang berkemampuan plus dan masyarakat luar yang sangat potensial.
    1. Pembinaan pemahaman ilmu-ilmu dan isi kandungan Al-Quran dengan kegiatan-kegiatan khusus Qiraat Sabah, Tafsir, Pensarahan, cerdas cermat, diskusi-diskusi dan studi-studi Al-Quran.
  1. Madrasah Tahfizh Lil Athfal berdiri 2011. Madrasah ini khusus membina Tahfizh untuk anak usia TK dan MI/SD.
  2. Madrasah Al-Qur’an berdiri tahun 2013 fokus melaksanakan pembinaan Tahfizh bagi penghafal yang tidak sekolah.
  3. Lembaga Bahasa Al-Ittifaqiah (LEBAH)

Adalah Lembaga yang secara khusus melaksanakan kegiatan ;

  1. Pembinaan dan pembelajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris secara Intensif kepada seluruh santri dengan target, santri yang tamat memiliki TOEFL dan TOAFL 450 sehingga layak untuk studi di luar negeri.
  2. Menggerakkan dan mengontrol pemakaian Bahasa Arab dan Bahasa Inggris oleh santri sebagai bahasa komunikasi sehari-hari.
  3. Lembaga Seni, Olahraga dan keterampilan (LESGATRAM).

PPI sejak berdiri memiliki misi sebagai agen pembaharu masyarakat. PPI menyadari bahwa kemajuan teknologi dewasa ini demikian cepat merambah ke seluruh sektor kehidupan. Peralatan berteknologi tinggi bukan lagi kebutuhan sekunder tetapi telah menjadi kebutuhan primer. PPI juga menyadari bahwa out-putnya berperan sebagai penyebar informasi, khususnya kepada masyarakat Sumatera Selatan, selain dituntut untuk menguasai ilmu keislaman juga dituntut untuk memiliki keahlian dan keterampilan penunjang hidup (life skill).

Sekarang ini, program yang sedang dilaksanakan antara lain pendidikan dan pelatihan seni yang meliputi seni Marhaban, Kaligrafi, Leter, Qasidah, Teater, Dekorasi, Nasyid, Puisi dan lain-lain.

Dalam bidang olahraga dan kesehatan meliputi Pencak Silat, Sepakbola, Futsal, Renang, Tenis Meja, Badminton, Atletik, Bola Basket, Takraw, Bola Volly dan lain-lain. Dan dalam bidang keterampilan meliputi Jurnalistik, Pidato (Indonesia, Arab dan Inggris), Menjahit, Tenun, Sulam dan sebagainya.

  1. Lembaga Dakwah Pengabdian dan Hubungan Masarakat (LEDAPPMAS)

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Ledappmas secara intern adalah pembinaan dakwah kepada santri. Kegiatan-kegiaan tu antara lain:

  1. Penataran dakwah, dalam artian luas.
  2. Pembinaan keterampilan dan praktrek khutbah Jum’at dan pidato tiga bahasa (Indonesia, Arab dan Inggris) untuk seluruh santri. Untuk pidato, bagi santri pemula disiapkan teks pidato. Dibentuk kelompok-kelompok kecil sejumlah 5 orang yang disebut fi-ah, masing-masing dibina seorang asisten pelatih. 4 fi-ah digabung dalam 1 kelompok lebih besar, disebut firqoh yang dibina 4x seminggu oleh pelatih kepala. Gabungan 4 firqoh yang disebut Majelis, diawasi seorang pembina (Musyrif). Juara firqoh akan diadu dalam Majelis Muhadhoroh sebulan sekali. Juara Majelis akan berlomba di tingkat Majelis Akbar sebulan sekali.
  3. Mimbar Santri. Untuk penerapan keterampilan khutbah dan pidato 3 bahasa, disiapkan mimbar dakwah berupa pódium yang diletakkan pada banyak titik di Kampus pondok dimana santri-santri ditugasi secara bergilir untuk cuap-cuap pada jam-jam tertentu setiap hari dimana acap kali mereka harus bertanding dengan suara hiruk-pikuk santri saat jam makan, jam pergi-pulang sekolah dan kursus, jam pulang-pergi ke/dari masjid dan jam-jam mandi pagi-petang.
  4. Praktik khutbah Jum’at di masjid-masjid Kampus Al-Ittifaqiah dan di masjid-masjid di luar Kampus Al-Ittifaqiah atas dasar penugasan atau permintaan masyarakat.
  5. Radio Dakwah Al-Ittifaqiah 96.3 FM. Adalah juga sebagai sarana aplikasi talenta santri di berbagai bidang seperti tilawah Al-Quran, ceramah dsb.

 

  1. Taman Pendidikan Al-Quran Al-Itifaqiah (TAPQIAH)

Program ini diperuntukkan bagi anak-anak usia 4-12 tahun agar pandai baca tulis Al- Quran, menjadi Qori/ah anak-anak dan juga diarahkan untuk menghafal Al-Quran.

  1. Pesantren Tinggi Al-Ittifaqiah (PASTIAH)

Program yang ditawarkan untuk mengakomodir mahasiswa-mahasiswa perguruan tinggi umum yang ingin memperdalam ilmu keagamaan. Dominan diikuti oleh mahasiswa UNSRI Indralaya dan sebagian mereka tinggal di asrama PPI dan STITQI.

 

C. Pendidikan Ekstra Kurikuler

  1. Menghafal Al-Quran.
  2. Pelatihan seni baca Al-Quran dan Marhaban.
  3. Kursus intensif dan penggunaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi sehari-hari.
  4. Kursus bahasa Jepang, Persia dan
  5. Pengkajian dan Pendalaman Al-Quran dan Kitab Kuning.
  6. Pelatihan Khutbah Jumat, tahlilan dan doa-doa.
  7. Pidato (Muhadoroh) Bahasa lndonesia, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.
  8. Pendidikan dan Pelatihan Seni-Olahraga (Kaligrafi, Letter, Qosidah, Drama, Dekorasi, Silat, bola kaki, futsal, sepak takraw, voly, bádminton, enis meja, renang dan lain-lain)
  9. Pendidikan dan Praktikum Keterampilan (Komputer, Menjahit, Tenun, Sulam, Sablon, cetak con blok, dan lain-lain).
  10. Pramuka
  11. Pendidikan Organisasi, Manajemen, Kewirausahaan, dan Akuntansi.
  12. Pendidikan Kesehatan.
  13. Penataran Kewanitaan Islam
  14. Penataran Dakwah.
  15. Safari Dakwah
  16. Diskusi, Seminar Ke-Islaman dan Keilmuan.
  17. Pendidikan Pers dan Jurnalistik.
  18. Penataran Ideolagi-ideologi Dunia dan Metode Iqro.
  19. Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah.
  20. Praktek Pengalaman Lapangan.
  21. Studi Komparasi dan budaya.
  22. Dan lain-lain

 

D. Pendidikan Takhasus

Pendidikan takhasus dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Santri (LPS). Lembaga ini secara khusus mendata dan melaksanakan pembinaan terhadap santri yang lemah kemampuannya dalam Al-Quran, bahasa Arab, bahasa Inggris dan pelajaran-pelajaran yang di-UN-kan.

Lembaga ini juga melaksanakan pembinaan intensif terhadap santri-santri yang bertalenta sangat tinggi di berbagai bidang, yaitu ; Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Tahfizh Al-Quran, Seni Baca Al-Quran, Marhaban, Pidato, Nahwu, Shorof, Tafsir, Hadits, Fiqih, MIPA, akuntansi, pidato, kaligrafi al-Quran, dan keterampilan lainnya. Mereka disalurkan kemampuannya pada wahana-wahana yang disiapkan di dalam pondok dan event-event yang tersedia di luar pondok.

 

E. Beasiswa

  1. Bagi santri yang hafal Al-Quran akan mendapatkan penghargaan khusus: 10 juz bebas uang bulanan 40%, 20 juz 70% dan 30 juz bebas uang bulanan dan mendapat uang saku.
  2. Santri berprestasi berpeluang memperoleh beasiswa dari pondok, pemerintah dan organisasi sosial.
  3. Bagi alumni berprestasi berpeluang memperoleh kesempatan mendapat bea siswa di perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.