PROFIL

banner 468x60

HAFLAH KE-50 JATUH PADA 15 JUNI 2017

INDRALAYA, PPI PUSAT; Setelah diadakan beberapa kali rapat penentuan hari HUT, Wisuda dan Haflah ke-50 pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya, malam ini (22/5) diputuskanlah jatuh pada hari Kamis tanggal 15 Juni 2017.

Berbagai format acara telah diagendakan dan sudah jauh-jauh hari mulai dipersiapkan oleh panitia. Ustad. H. Joni Rusli, S.Pd.I selaku wakil mudir bidang administrasi dan kesejahteraan sekaligus ketua panitia terpilih mengungkapkan bahwa peran serta panitia sangat menentukan sukses tidaknya agenda akhir sanah ini.

“Sekali lagi saya harapkan peran serta dan segala bentuk partisipasi dari semua SDM dan panitia. Agenda Haflah adalah cerminan kesuksesan ma’had dalam satu tahun. Oleh karenanya itu perlu mujahadah yang besar sehingga dapat meningkatkan kwalitas dari tahun sebelumnya”, ungkap ayah 3 anak ini.

Guru bahasa Inggris di Madrasah Tsanawiah ini juga menginformasikan bahwa jumlah santri yang akan diwisuda mengalami peningkatan dari tahun lalu yakni hampir mencapai angka 1000.

“Alhamdulillah kita akan mewisuda sebanyak 985 santri dan angka ini jauh melebihi dari tahun lalu. Ini adalah bukti bahwa dari sisi kwantitas PPI sudah jauh meningkat dan mudah-mudahan diiringi sisi kwalitas yang tidak jauh berbeda”, tambahnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, prosesi wisuda, HUT dan Haflah tahun ini juga akan dipaketkan dengan beberapa tradisi Ittifaqiah seperti bedah buku, reuni alumni dan reuni wali santri. Kesemua acara tersebut akan difasilitasi oleh panitia dengan harapan dapat memberikan masukan sebagai bahan pijakan dalam upaya peningkatan pelayanan kepada santri dan umat.

Dalam kesempatan yang sama mewakili segenap panitia, ustad. Ferry Heryadi, S.Pd.I mengundang semua keluarga besar pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya untuk dapat hadir pada tanggal 15Juni 2017 nanti.

VISI, MISI AL-ITTIFAQIAH

A. Dasar

Al-Quran dan Hadits

B. Akidah

Ahlussunnah wal jamaah

C. Tujuan

1. Tujuan Umum

Mencetak kader ulama intelaktual dan intelaktual ulama yang bertanggung jawab bagi dakwah/syiar Islam, pembangunan bangsa, negara dan semesta serta penyejahteraan umat lahir batin dunia akhirat.

  2. Tujuan Khusus

Menyiapkan santri menjadi insan kamil yang beriman dan bertakwa kokoh, berakhlak karimah, berilmu pengetahuan dan berwawasan luas, berketerampilan tinggi dan berjiwa mandiri yang siap menjadi pembimbing dan pimpinan umat serta penebar rahmat.

D. Visi

Mewujudkan PPI sebagai pusat pendidikan Islam yang unggul, pusat dakwah Islam yang unggul, pusat pengembangan masyarakat yang unggul dan pusat penebaran rahmat yang unggul.

E. Misi

RAHMATAN LIL ’ALAMIN.

Menebar rahmat untuk semesta, dengan 5 pendekatan :

1. Menjadikan PPI sebagai pusat penyelenggaraan pembinaan al Qur’an dan al Sunnah untuk menghidupkan ruh dan nilai al Qur’an dan al Sunnah di tengah-tengah kehidupan umat dan semesta menuju hasanah fiddunia dan hasanah filakhirah.

2. Menjadikan PPI sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran Islam (taffaquh fiddin) untuk membentuk insan kamil yang beriman dan bertakwah kokoh, berakhlak karimah, berilmu pengetahuan dan berwawasan luas, berketeramapilan tinggi dan berjiwa mandiri yang siap menjadi pembimbing dan pemimpin umat serta penebar rahmat untuk dirinya, daerahnya, bangsanya, negaranya dan semesta.

3. Menjadikan PPI sebagai pusat penyelenggaraan Dakwah Islamiah untuk membentuk khairu ummah dalam rangka menegakkan amar makruf nahi munkar, menghalalkan yang baik, mengharamkan yang buruk, melepaskan dan memberdayakan umat dari beban dan belenggu kebodohan, kemiskinan, ketertindasan dan keterbelakangan, mengawal akidah dan moral umat dan menjadi benteng pertahanan Islam dan umat.

4. Menjadikan PPI sebagai Pusat Pembaruan, Perubahan, Pemberdayaan, Pengembangan dan Pembangunan Masyarakat dalam rangka terwujudnya ketahanan nasional dan terciptanya bangsa negara madani.

5. Menjadikan PPI sebagai Pusat Perjuangan Kemanusian Universal, Kerukunan & Perdamaian Dunia, dan turut serta dalam Pengembangan IPTEK & Budaya Semesta.

 

F. Orientasi

1. Keislaman, Kebangsaan dan Kesemestaan.

2. Keberpihakan kepada kaum tertindas.

 

G. Prinsip

Independensi, Pembaharuan dan Keterbukaan.

H. Obsesi

1. Menjadi kiblat pendidikan Islam nasional dan internasional.

2. Menjadi kekuatan yang amat berpengaruh bagi terwujudnya masyarakat, negara dan semesta yang madani.

3. Tumbuhnya beribu pondok alumni.

4. Melahirkan pemimpin masa kini dan masa depan yang memainkan fungsi maksimal sebagai khalifah Fi al Ard.

5. Membebaskan seluruh santri dari berbagai pungutan dana dan memberi fasilitas buku-buku dan uang saku.

6. Menjadi kekuatan yang berpengaruh bagi terwujudnya kerukunan umat manusia, perdamaian dunia, kemajuan iptek dan budaya dan keselamatan manusia secara universal.

 

I. Strategi

Untuk mencapai dan mewujudkan tujuan, visi, misi, orientasi dan obsesi PPI, disusunlah strategi yang sekaligus merupakan Garis Besar Program PPI, sebagai berikut :

1. Perwujudan SDM yang bermutu dan unggul.

2. Pengelolaan organisasi, administrasi dan manajemen yang modern.

3. Pelaksanaan pendidikan dan pengajaran yang unggul dan pengembangan program pendidikan.

4. Pelaksanaan Dakwah Islamiah yang luas.

5. Penggalian sumber dana yang banyak dan besar.

6. Peningkatan kesejahteraan keluarga besar PPI.

7. Pengembangan kampus dan penambahan bangunan fisik.

8. Perkaderan yang berkesinambungan.

9. Penguatan dan perluasan jaringan, komunikasi, informasi dan kerjasama baik dalam maupun luar negeri.

10. Peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan pengabdian terhadap umat.

11. Pelaksanaan penelitian, dialog, kerja sama, pertukaran dan pengabdian untuk kemanusiaan yang universal, kerukunan & perdamaian dunia, pengembangan IPTEK & budaya semesta

 

J. Panca Jiwa Pondok

1. Kesederhanaan

2. Keikhlasan

3. Kemandirian

4. Ukhuwah Islamiah

5. Bebas Berpikir

SISTEM PENDIDIKAN PESANTREN AL-ITTIFAQIAH

A. Tipe Pesantren

Pondok pesantren ini bertipe kombinasi kholaf dan salaf. Hal ini tercermin pada jenjang pendidikan formal yang harus ditempuh oleh para santri yang merujuk pada tipe pondok kholaf dengan sistem madrasah. Metode bandongan dan sorogan masih dipakai dalam pembelajaran kitab-kitab klasik yang merujuk pada tipe pondok salaf. Begitu juga dalam materi pelajaran formal, masih menggunakan beberapa kitab klasik, seperti kitab Nahwu (Matan Jurumiah, Kawakib Durriah, dan Qothrun Nada), Fiqh (Safinatun Najah, Bajuri, dan I’anatut Tholibin) dan lain sebagainya.

B. Ciri Khas Pendidikan

PPI menjadikan pendidikan al-Quran sebagai program unggulannya, baik dari sisi kemampuan membaca, menghafal, seni baca, ilmu-ilmunya, kemampuan memahami dan melaksanakan ajaran-ajaran al Qur’an itu. Selain itu, pendidikan bahasa Arab dan bahasa Inggris merupakan program mahkota (crown program), sehingga para santri diwajibkan berkomunikasi dengan kedua bahasa ini setiap hari.

C. Sistem Pendidikan

Proses pendidikan di PPI menggunakan Sistem Pendidikan Paripurna dan Terpadu yang mengasah Kecerdasan Intelektual (Intellectual Qoutient), Kecerdasan Emosional (Emotional Qoutient), Kecerdasan Spiritual (Spiritual Qoutient), kecerdasan daya juang / daya saing (Adversity Qoutient) dan kecerdasan kreatifitas (Creativity Qoutient) agar tercipta seorang Muslim yang haus ilmu (to know), mengamalkan ilmunya (to do), memiliki integritas (to be), mampu bekerja sama (to live together), bertanggung jawab terhadap lingkungannya (to master the local) dan pada akhirnya memiliki kesadaran yang mendalam bahwa alam semesta merupakan ciptaan Sang Maha Pencipta (to know gods’s creation).

Sistem ini dapat diterapkan karena para santri diasramakan. Hal ini sangat kondusif untuk penerapan sistem belajar full time school yang sepenuhnya bermuatan pendidikan. Program dan sistem pendidikan yang dipaparkan tadi merupakan upaya penguatan tiga komponen penting pada diri santri, yaitu zikir (heart), fikir (head) dan amal (hand). Tujuannya adalah untuk membentuk para santri menjadi insan kamil yang memiliki iman dan takwa yang kokoh, akhlak yang mulia, ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas dan keterampilan yang mumpuni, mandiri dan siap menjadi pembimbing dan pemimpin umat serta penebar rahmat

Lewat proses ini diharapkan lahir kader-kader ulama intelaktual dan intelaktual ulama yang bertanggung jawab terhadap syiar Islam, pembangunan bangsa negara dan kemakmuran masyarakatnya. Mereka kelak ikut andil dalam mewujudkan masyarakat madani dan berperan penting dalam percaturan dunia.

Kopontren Al-Ittifaqiah Indralaya Gelontorkan SHU 52 Juta

Lebih dari 80% anggota koperasi Al-Ittifaqiah Indralaya, beberapa yang lalu (31/1) mengikuti Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2013 di aula mess Ibnu Rusd kampus pusat pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya.

Ketua koperasi Drs. H. Syamsul Bahri HAR sedikit menjelaskan bahwa selama tahun 2013 terjadi peningkatan keanggotaan sebesar 19,2%.

“Alhamdulillah, koperasi PPI Indralaya selama tahun 2013 telah terjadi peningkatan baik dari segi keanggotaan maupun bidang usaha. Tahun 2013 anggota koperasi berjumlah 256 orang naik 19,2% dari tahun sebelumnya dan memiliki bidang usaha yaitu simpan pinjam, warung serba ada, pertanian, peternakan dan perkebunan, perikanan dan kerajinan. Selain itu sisa hasil usaha tahun 2013 sebesar Rp. 52.069.535”.

“Pada RAT tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, panitia sudah menyiapkan doorprize bagi anggota yang beruntung”, tambah mantan direktur PDAM Ogan Ilir ini.

Mudir PPI Drs. K.H. Mudrik Qori, M.A. yang juga hadir memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pengurus koperasi PPI.

“Saya memberikan apresiasi atas terlaksananya RAT ini, sepanjang tahun 2013 telah dapat menunaikan tugasnya dengan baik. Saya meyakini koperasi kita cukup prestisius, dan perkembangannya cukup signifikan. Kita juga cukup surprise karena ada doorprize berupa 10 karung beras”.

“Dalam kesempatan yang baik ini, mari kita berikan pendidikan budaya produktif bukan sebaliknya budaya konsumtif”, tukasnya.

Senada dengan Mudir, Kabid Koperasi kabupaten Ogan Ilir Asharwani, S.Sos., M.M. turut memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada pengurus koperasi PPI Indralaya.