JADIKAN LEBAH SHOW SEBAGAI WAHANA UJI KUALITAS BERBAHASA

ittifaqiah.ac.id_Indralaya; No language no life, itulah satu tulisan banner kecil disekeliling halaman depan kampus pusat pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya. Suasana ini terlihat lebih semarak dengan berbagai macam atribut yang dikenakan ribuan santri dalam rangka pembukaan Lembaga Bahasa (Lebah) Show (25/10).

Sebelum dibuka secara resmi oleh ketua yayasan Drs. K.H. Syamsul Bahri HAR, ketua panitia pelaksana ustad. Sabriyadi, S.H.I., menyampaikan bahwa Lebah Show ini adalah ajang dimana para santri menguji keahliannya dalam berbahasa Arab dan Inggris yang dikemas dalam beberapa macam perlombaan.

“Saya ucapkan banyak terima kasih atas kerjasama seluruh panitia atas suksesnya pembukaan pagi ini. Bahasa Arab dan bahasa Inggris untuk menjadikan santri-santri mengenal alam semesta, menjaga santri untuk tetap berbahasa dan meninggalkan bahasa Indonesia selama di ma’had. Hari ini adalah hari kita, hari santri Inggris, hari santri Arab tinggalkan dulu Indonesia. Mari kita berkompetisi tentu saja dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas dan akhlakul karimah. Pantang mundur sebelum raih juara”, lantang ustad. Sabri dalam bahasa Arab dan diikuti oleh riuh tepuk tangan peserta.

“Kegiatan lebah show adalah untuk memperkuat, mempertebal ukhuwah islamiah antara santri dengan santri lainnya”, sambungnya.

Setali tiga uangi, Mudir PPI Drs. K.H. Mudrik Qori, M.A. juga mengharapkan agar seluruh peserta memanfaatkan momen Lebah Show sebagai alat mengukur sejauh mana penguasaan dalam berbahasa Arab dan Inggris.

“bagi santri, bahasa adalah satu hal yang sangat penting untuk dikuasai, oleh karena ini jadikanlah Lebah Show ini menjadi wahana belajar dan barometer kompetensi diri”, ucap Mudir dalam bahasa Arab.

Lebah Show ini sendiri akan berlangsung selama satu minggu 25 Oktober 2015-2 November 2015 dengan beberapa perlombaan diantaranya master of ceremony, estafet kata, ekor kata, rangking 1, stand up comedy, pidato bahasa Arab, pidato bahasa Inggris, karaoke Islami, Hijaiyah bermakna dan nasyid.

“Bahasa memang bukanlah tujuan tetapi ia menjadi jembatan menggapai tujuan, mudah-mudahan dengan berbagai macam program kerja lembaga bahasa akan mengantarkan santri kita menuju prestasi tertinggi, minimal kelak mereka akan tidak kesulitan mencerna buku-buku berbahasa asing”, tukar Mr. Nanang ketua Lembaga Bahasa Inggris.

Disela pembukaan yang berlangsung meriah ini jujga di gelar penandatanganan logo Lebah Show yang terbau dan diakhiri dengan berbagai macam yel-yel santri per asrama yang dikemas dengan bahasa Arab dan Inggris.

 

%d blogger menyukai ini: