KEBANGGAAN MENJADI MAHASISWA FKIK

Oleh: Aziza Nurul Amanah (Alumnus 2014-2015)

Mahasiswi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

_______________________

AWAL PENDIRIAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi,sejarah perkembangan UIN Jakarta tidak bisa dilepaskan dari sejarah perkembangan perguruan tinggi Islam di Indonesia dalam menjawab kebutuhan pendidikan Islam secara modern. Embrio UIN Jakarta dapat ditelusuri dari pendirian Pesantren Luhur (pada masa menjelang kemerdekaan), Sekolah Tinggi Islam di Padang dan di Jakarta Tahun 1946, Universitas Islam Indonesia (UII) di Yogyakarta, serta pendirian Akademi Dinas Departemen Agama (ADIA) tahun 1957 di Jakarta hingga menjadi UIN Syarif Hidayatullah sekarang.

Pendirian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berawal dari dibentuknya Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) sebagai akademi dinas Departemen Agama pada tanggal 1 Juni 1957[1], berdasarkan Ketetapan Menteri Agama, Nomor 1 Tahun 1957. Pendirian ADIA ini dimaksudkan untuk mendidik dan mempersiapkan pegawai negeri guna mencapai ijazah pendidikan akademi dan semi akademi agar menjadi ahli didik agama pada Sekolah Menengah Umum, Sekolah Kejuruan dan Sekolah Agama. Pada saat itu ADIA mempunyai 43 orang mahasiswa yang terbagi ke dalam dua jurusan, yakni: Jurusan Syariat (Pendidikan Agama),dan Jurusan Lughat al Arabiyah (Jurusan Bahasa Arab) dan satu Jurusan Khusus untuk Imam Tentara dengan menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar, ditambah dengan penggunaan bahasa Indonesia sebagai pengantar mata kuliah Umum.

KLIK UNTUK DOWNLOAD FILE LENGKAP

 

Tulisan lainnya:

1. Analogi Hukum-Hukum Newton Tentang Perilaku Belajar Peserta Didik

2. KARENA CINTA ALLAH

No Responses

Tinggalkan Balasan