MY LIFE

By: Salwa Fadara Ariga (XI D IPA), Asrama IX Ishak Bahsin

TTL : Takengon, 23 Juli 1999

Alamat : Campang 3 Ulu Kec. Cempaka Kab. OKUT

___________________

Hai. . . Perkenalkan namaku Raudhotun Nafisa. Umurku 15 tahun, aku sigadis berkacamata, penyuka warna kuning.

“Nafisa. . . Nafisa bangun sayang”.

“mmhh. . . hoamm. . mama, morning ma?”.

“morning too honey. Ayo bangun, mandi terus makan. ”Ucap mama.

“Iya mamaku sayang”.

“Ya udah, mama tunggu dibawah ya”.

Setelah usai mandi aku pergi keruang makan.

“Pagi papa”. Sapaku

“Pagi sayang. Gimana udah lebih enakan dari kemotherapy kemaren?”.

“Iya udah lumayan seger”.

15 menit berlalu hanya senyap yang mengiringi suasana makan ini. Setelah usai makan papa pamit berangkat kerja.

“Naf jangan lupa minum obatnya”.

“Mama Naf capek. Obat itu pait”.

“Naf sayang, Kamu tau 20 tahun lalu mama menikah dengan papamu. Lima tahun kami menunggu-nunggu kehadiran kamu dan akhirnya kamu lahir. Setelah kamu lahir mama divonis nggak bisa hamil lagi. Cuma kamu satu-satunya yang kami punya, dan sekarang kamu mau nyerah? Dan mau ninggalin mama dan papa? Kamu tega?Mama mohon Naf, berjuang untuk sembuh demi mama dan papa. ”Ucap mama.

Air matakupun pecah, dan akhirnya aku meminum obat.

Dua jam kemudian, akumenuruni anak tangga rumahku. Mrs. Yuman adalah guruku. Aku home scooling, aku terpaksa tidak lagi sekolah seperti murid-murid lainnya karena penyakitku.

“Assalamualaikum nafisa?. ”

“Wa’alaikum salam mrs. , kenapa kemaren gak masuk?”.

‘Mrs ada job kemaren sayang”.

“Oh, mrs Naf pengen curhat

“Naf mau curhat apa?. ”

“Mrs Yum, Naf pengen sembuh, Naf capek begini terus. naf pengen ngewujutin mimpi Nafisa. Naf takut, Naf nggak mau ninggalin mama sendiri. Mama Cuma punya naf, papa bahagia sama keluarga barunya. Papa jarang pulang kerumah , lebih banyak kerumah tante itu. naf mau bertahan, tapi naf nggak mungkin bisa. ”

“Naf bisa, jangan patah semangat dong sayang. Naf, alloh itu nggak bakal nguji hambanya melebihi kemampuan manusia itu sendiri. Naf itu harus banyak-banyak istighfar, sholatnya jangan putus, ya kalo bisa sholat malem ya sholat malem. semuanya bisa terjadi kalo allah udah bilang kunfayakun. ”insya allah naf sembuh kalo naf benar-benar usaha, semangat raudhatun nafisah, allah selalu mendengar suara hati mu. yaudah, naf ikut mrs yuk. ’’

‘’kemana da ngapain mrs, ’’  Mrs yumn hanya tersenyum, setelah mrs yumna minta izin mama, aku di ajak mrs yumna dengan mobilnya ketempat yang asing bagiku, tempat itu adalah tempat di mna pula anak-anak kecil yang terkena berbagai jenis penyakit.

‘’ehh neng yumna , tumben minggu ini datang dua kali’’tanya seorang wanita

‘’hehehe, emang ngak boleh ya mbak?

‘’ya boleh neng, ngomong-ngomong neng yang satu itu siapa?’’

‘’ohh, ini murid ku, dia pengen kenalan sama anak-anak yang hebat di sini’’

Setelah lama berbincang dengan mbak hasana, akhirnya mbak hasana mengenal kan ku dengan anak yang ber umur 5 tahun bernama syifa. Entah mengapa hati ku bergetar saat melihat keadaan nya, kepalanya amat besar tak sesuai dengan ukuran tubuhnya. Setelah melihat keadan syifa, aku tertrik melihat bayi yang kata mbak hasanah yang berumur 2 tahun. Awal nya, aku kira dia normal-normal saja, tapi saat ku lihat mata sebelah kiri nya, masyaallah.

‘’mbak hasana, ada apa dengan nya, tak sadar air mata ku kembali mengucur’’

‘’namanya mubaroq, dulu saat mbak mengunjungi makam keluarga mbak, mbak menemukan dia di bawah pohon di dekat gerbang pemakaman’’.

‘’astagfirullahhaladzim, ’’air mata ku semakin deras mengalir.

‘’saat mbak menemukan nya, mata nya di kerumuni semut, sungguh tega orang tua nya, membuang anak di pemakaman umum, ’’

Tak kuat rasa nya aku mendengar cerita mbak hasana, aku berlari memeluk mrs yumna. mrs yumna mengajak ku duduk diantara merka semua. akupun mengajak duduk diantara meraka semua , aku hanyut bergelut dengan suasan haru mereka. di sela-sela senyumku, hatiku menjerit alangkah begitu berat beban mereka, mrs yumna mengajak ku pulang, akupun pamit dan berjanji akan datang lagi,

‘’kamu harus nya bersyukur nak, banyak orang yang dukung kamu, meskipun mereka punya semacam penyakit yang berbahaya, tapi mereka punya semangat yang tinggi . seharus nya naf kaya gitu, ’’

Aku tesenyum dan berjanji pada mrs yumna bahwa aku akan hidup semangat.

1 bulan kemudian

23 juli 2014, adalah hari ulang tahun ku, hari ini aku berencana merayakan nya di panti asuhan . tapi dak di duga-duga penyakit ku kembali kambuh.

2 jam keluargaku menunggu ku di rumah sakit.

‘’keluarga raudhatul nafisah, ’’?

‘’iya saya papa nya dok, ’’

‘’Raudhatul nafisah memanggil mama dan papa nya terus’’

Mama dan papa nafisah pun keruang ICU

‘’Naf, kenapa sayang , tanya mama sembari menangis.

‘’ma. . . ma. . . maafin. . . naf. . , naf. . . udah. . . ngak kuat lagi. . naf mohon kalo. . . naf pergi , kalian bersatu lagi. . peluk naf. . ma. . . pa, bantu naf menghadapi sakaratul maut. . .

‘’naf, jangan ngomong gitu, ’’ucap mama. .

‘’pa. . . jaga mama. mama kesepian. .

‘’asha. . . duallah. . . illa. . ha illahlah. . . waasha. . . duanna. . . muhammad. . . darusullah. . . .

Tit. . tit. . . tit. . .

‘’nafisah. . . ngak nafisah bangun, janagan tinggalin mama, ’’teriak mama.

‘’nur, ikhlas kan naf, ’’ ucap papa.

Pada akhirnya tak ada manusia yang kekal di dunia. jangan pernah menyerah, bertawakal, istiqomah, dan tersenyumlah menghadapi hidup. Belajar lah bersyukur dengan waktu dan hargai setiap waktu yang engkau lalui.

No Responses

Tinggalkan Balasan