Penutupan Pekan Olahraga, Seni dan Bahasa Santri (Perisai)

Indralaya, PPI: Pekan Olahraga, Seni dan Bahasa Santri (Perisai) yang berlangsung selama 9 hari mulai 23 sampai 31 Desember 2013 secara resmi ditutup oleh mudir pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Drs. K. H. Mudrik Qori, M.A, yang dipusatkan di halaman depan kampus A (1/1).

Perisai ini sendiri diikuti oleh 2.254 santri tingkat tsanawiah dan aliah. Kelas IX A berhasil meraih juara umum tingkat tsanawiah dan kelas XI A juara umum tingkat aliah, sedangkan juara favorit dipegang oleh kelas IX A.

Ustad Agus Salim selaku ketua panitia mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang dan jadikanlah motivasi meraih prestasi yang lebih tinggi dalam ajang bergengsi.

“Kami ucapkan selamat kepada seluruh santriwan dan santri wati yang telah berhasil mengharumkan nama baik kelasnya masing-masing, semoga kemenangan yang anda raih senantiasa di jadikan motivasi untuk meraih mimpi yang akan menghantarkan kita semua kepada pertandingan yang berkelas dan bertingkat di momen-momen yang lebih bergengsi, baik bertaraf Kabupaten, Propinsi, Nasional sampai Internasional”.

“Kepada santri yang belum berhasil, janganlah berkecil hati dan bermuram durja, kita harus senantiasa menjadi orang yang optimis yang bisa menerima kekalahan dengan lapang dada, karena perjalanan untuk meraih mimpi tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, kesemuanya itu membutuhkan pengorbanan yang dilandasi dengan keikhlasan”.

Ingatlah para santriwan dan santri wati, “pantang pisang berbuah dua kali, pantang pemuda putus asa, jikala pemuda bermuram durja, maka akan tertawalah jin-jin neraka, jikala pemudi putus asa maka akan layulah bunga-bunga syurga”. Oleh karena itu, singsingkan lengan bajumu, tumpuklah jemari tanganmu, untuk menjadi santri yang hakiki yang bisa membawa nama harum PPI sampai kepelosok negeri”, ujarnya.

Sementara ustad Ari Alhadi, S.Pd.I kepala lembaga bahasa Inggris mengisyarakan bahwa salah satu rahasia besar mengapa santri PPI selalu mendapatkan juara pada momen-momen bertaraf kabupaten, provinsi dan nasional adalah mereka terus diasah dalam ajang-ajang seperti ini.

“Selama mengenyam pendidikan di PPI, begitu banyak kegiatan-kegiatan santri yang intinya adalah untuk memecut semangat dan menggali potensi dalam setiap diri santri. Setelah itu, lembaga dan bagian yang terkait akan menggembangkan potensi itu dengan melakukan pembinaan intensif sehingga membuahkan hasil yang membanggakan baik bagi santri itu sendiri, keluarga dan pondok pesantren”, ungkap ustad Ari.

%d blogger menyukai ini: