Komisaris Bank Syariah Indonesia Pusat Sambangi Al-Ittifaqiah

ittifaqiah.ac.id_Indralaya; Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia, Bapak Drg. Muh. Arief Rosyid Hasan, M.Km., hari ini (21/1) dikukuhkan sebagai keluarga besar pondok pesantren Al-Ittifaqiah indralaya oleh Mudir Drs. K.H. Mudrik Qori, MA.

Sebelum menjadi narasumber dalam seminar nasional “pengaruh Perbankan Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”, ketua PB HMI yang ke-30 ini disambut oleh ribuan santri di halaman depan kampus A Indralaya, hal yang sama dilakukan saat kedatangan ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati, S.H., M.H. dua hari lalu.

“Terima kasih atas penghargaan yang luar biasa bagi saya karena didaulat menjadi bagian dari Al-Ittifaqiah. Saya sangat tersanjung sekali, apalagi ma’had ini memiliki mimpi-mimpi yang menginisiasi generasi milenial saat ini”.

“Dari data yang ada, statistic perusahaan atau perbankan syariah tahun lalu sampai awal tahun ini terbukti pergerakannya stabil, tidak banyak dipengaruhi oleh krisis dunia bahkan pandemic covid 19. Ini adalah bukti bahwa perbankan syariah di Indonesia dapat menjadi solusi perekonomian”.

“Apalagi sekarang tiga bank yaitu bank Syariah Mandiri, BRI Syariah dan BNI Syariah sudah merger. Penyatuan ini adalah bukti kalau perbankan syariah memiliki prospek yang cerah. Energy besar karena menjadi akan masuk top 10 bank nasional dengan aset sampai Rp 240 triliun”, tambahnya.

Setali tiga uang, Mudir Al-Ittifaqiah Drs. K.H. Mudrik Qori selain ucapan terima atas kehadiran, juga mengharapkan perkenan komisaris BSI ini untuk meresmikan Baitul Maal Wat Tamwil, narasumber seminar nasional dan memberikan pembekalan kepada santri-santri yang tergabung dalam Generasi Emas Semesta, Organisasi Santri Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah (OSPI Putra) di kampus D Desa Tanjung Lubuk Indralaya Selatan.