Mayoritas Peserta MTQ Sumsel Ada Harapan ke Final

ittifaqiah.ac.id_Kalimantan Selatan; HINGGA hari ketiga Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional (MTQN) XXIX di Kalimantan Selatan, Sabtu 15 Oktober 2022, dari 8 cabang dan 23 golongan putra-putri yang diperlombakan, mayoritas peserta MTQN dari Sumsel masih ada harapan masuk ke babak final. Namun kepastiannya masih menunggu selesainya babak penyisihan terlebih dahulu.

Hanya cabang MFQ (Musabaqah Fahmil Al-Quran) yang bisa diketahui langsung hasilnya, karena nilai yang diraih peserta langsung dapat disaksikan. Sementara tujuh cabang lainnya baru dapat diketahui hasil akhirnya, setelah semua peserta tampil pada babak penyisihan.

“Sistem ini memang tradisi dalam penyelenggaraan MTQ sejak dulu,” ujar KH Mudrik Qori, Ketua Harian LPTQ Sumsel di Banjarmasin, Sabtu 15 Oktober 2022.

Rangking nilai yang ada saat ini, lanjut Kiai Mudrik, sifatnya sementara dan baru final setelah semua peserta tampil di cabang dan golongan masing-masing.
Ditambahkan Mudir Ponpes Al-Ittifaqiah ini, mayoritas cabang /golongan baru akan diketahui hasil tiga besar (peserta yang berhak tampil di babak final), setelah babak penyisihan rampung dilaksanakan.

Yang beda hanya untuk Cabang Fahmil Alquran. Kalau untuk cabang Fahmil Quran polanya lebih jelas dan transparan seperti halnya di olahraga, yakni ada babak penyisihan, babak semifinal dan babak final. Namun untuk cabang /golongan lainnya dari babak penyisihan lalu dipilih tiga besar yang akan maju/tampil di final. Karena pada MTQN XXIX ini belum menggunakan sistem live scoring, maka nilai dari peserta yang tampil tidak dapat diketahui langsung. Peserta/official kafilah baru dapat mengetahui nilai peserta yang tampil tersebut, bila sudah dimasukkan di website panitia MTQN (musabaqah. id). Biasanya baru bisa diakses beberapa jam kemudian.

Untuk peserta MTQN dari Sumsel yang sudah tampil hingga, Jumat malam 14 Oktober 2022, para pesera dari cabang/golongan yang masih memiliki harapan untuk masuk ke babak final yaitu cabang tilawah anak-anak putra, tilawah dewasa putra dan putri, serta tilawah tunet putri. Kemudian cabang qiraat murattal dewasa putra dan putri, cabang tahfiz 10 juz putra dan 20 juz putri, serta cabang syarhil quran putri. Untuk cabang dan golongan lainnya masih ada yang belum diumumkan nilainya, dan juga ada yang masih ikut lomba.

Untuk cabang tilawah putra dan putri yang lombanya bertempat di halaman depan Masjid Al-Karomah Kota Martapura, peserta dari Sumsel pada babak penyisihan selalu tampil di atas jam 12 malam. Dikarenakan mendapat nomor undian terakhir.

Menurut pelatih tilawah Sumsel, KH Abdul Rauf, sebetulnya pengaturan jadwal yang demikian tidak begitu baik bagi penampilan peserta. Selayaknya dalam satu malam, hanya 12 orang yang tampil. Ini justru 16 orang, tuturnya. (ica)

Sumber: https://koranrakyat.co.id/2022/10/15/mayoritas-peserta-mtq-sumsel-ada-harapan-ke-final/