MENGGAPAI KELUARGA SAKINAH

Oleh: H. Yurzan Zaldi, Lc

Setiap orang  tentu mendambakan keluarga sakinah. Saat teman atau keluarga kita menikah, biasanya kita mendo’akan agar menjadi keluarga sakinah. Lalu bagaimana agar kita bisa menggapai keluarga sakinah ?

Mari kita menggali nilai-nilai yang terdapat dalam al-Qur’an, sebagai berikut:

و من اياته ان خلق لكم من انفسكم ازوجا لتسكنوا اليها و جعل بينكم مودة و رحمة ان فى ذالك لاأيات لقوم يتفكرون

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. 30:21)

Dalam ayat di atas, Allah SWT menyatakan bahwa bertemunya laki-laki dan perempuan merupakan salah tanda kekuasan Allah SWT. Karena tidak mungkin terjadi cinta mencintai antar lelaki dan perempuan tanpa izin Allah SWT.

Seorang muslim yang taat harus meyakini bahwa jodoh sudah ada di tangan Allah. Sehingga ia tidak akan keluar dari aturan Allah SWT saat mencari jodoh dan juga tidak merasa khawatir terkait dengan jodoh. Orang yang memiliki keyakinan ini akan menghindari segala hal-hal yang bisa mendekatkan pelakunya ke arah perzinahan.

Salah satu kiat untuk menggapai keluarga Sakinah ialah;

Meyakini sepenuh hati, bahwa jodoh adalah takdir Allah SWT. Tidak perlu mencari dangan jalan yang di larang agama (Zina)

Selanjutnya, dalam ayat di atas Allah mengatakan bahwa Dia menciptakan dari diri kamu istri-istri kamu. Hal ini mengandung dua penafsiran, pertama Allah SWT menciptakan istri dari jenis manusia, bukan dari jenis lain misalnya jin.  Sedangkan penafsiran kedua ialah istri itu diciptakan dari diri sendiri laki-laki, yakni tulang rusuk.

Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya bersabda, “Nasehatilah perempuan dengan lemah lembut, karena ia diciptakan dari tulang rusuk”.

Kalau kita memahami lebih lanjut, sifat dari tulang rusuk ini sangatlah halus dan cenderung bengkok. Jika kita meluruskannya dengan paksa maka tulang rusuk itu akan patah atau terjadilah perceraian. Perempuan memiliki kekurangan seperti halnya laki-laki memiliki kekurangan, yakni sifat khusus “bengkok”. Ia akan mendahulukan perasaannya dalam setiap menyelesaikan permasalahan. Ia juga sering libur, saat datang bulan,  sehingga tidak melaksanakan sholat dan ibadahnya berkurang.

Namun di samping kekurangan, perempuan juga memiliki kelebihan. Tulang rusuk melindungi organ-organ yang lemah, misalnya jantung, limpa, dan lain-lain. Organ ini bisa mati jika tidak dilindungi tulang rusuk. Artinya seorang perempuan memiliki kemampuan melindungi anak-anak dari mulai hamil sampai beranjak dewasa. Perempuan sanggup menahan derita payah selama 9 bulan saat proses  kehamilan. Ia merasa lemah namun tetap tabah karena memiliki harapan punya anak. Hal ini berbeda dengan sifat seorang laki-laki.

jadi, pelajaran yang bisa kita ambil untuk untuk menggapai keluarga sakinah ialah;

Laki-laki harus mengetahui sifat perempuan. Mengubahnya perlu dengan nasehat  pelan-pelan dan baik-baik. Bersabarlah, jangan memaksakan untuk mengikuti idealisme sendiri. Jika hal ini terjadi maka tulang rusuk kemungkinan akan patah atau terjadi perceraian.

Laki-laki yang baik ialah yang sabar menghadapi perempuan. Nabi SAW Bersabda: “Sebaik-baik kamu adalah yang baik dalam keluarga, baik terhadap anak dan istri”.

NASEHAT UNTUK SUAMI DAN ISTRI

  1. Bertaqwalah Kepada Allah SWT baik sendiri maupun bersama, di dalam maupun di luar rumah.
  2. Menegakkan ketaatan kepada Allah SWT.
  3. Melaksanakan kewajiban kepada Allah seperti shalat lima waktu, serta minta tolonglah kepada-NYA.
  4. Menegakkan shalat sunnah terutama shalat malam  (tahajjud).
  5. Memperbanyak dzikir kepada Allah SWT dan membaca Al-Quran setiap hari
  6. Bersabar atas musibah yang menimpa dan bersyukur atas nikmat yang  Allah berikan.
  7. Selalu introspeksi dan saling menasihati, saling tolong-menolong, dan mendoakan antara suami dan istri.
  8. Berbaktilah kepada orang tua.
  9. Mendidik anak agar menjadi anak yang shalih, ajarkan aqidah yang benar, ibadah dan akhlak yang baik.
  10. Jagalah keluargamu terutama anak-anak dari media-media yang merusak moral dan agamanya.

Demikianlah beberapa hal yang harus diperhatikan agar kita mendapatkan sebuah rumah tangga yang menjadi idaman, yaitu tentram, penuh kasih sayang, dan diliputi rahmat dari Allah.

Semoga Allah menunjuki kita dan memberi kemudahan untuk bisa menggapainya, Aamiin

Nama               : H. Yurzan Zaldi, Lc

Alamat            : Kompleks Al-Ittifaqiah

Telp                 : 0812-8362-4643

%d blogger menyukai ini: