Mudir Resmi Tutup Porseni Tingkat MA 2022

Ittifaqiah.ac.id_Ogan Ilir; Pekan olahraga dan seni (Porseni) Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya tingkat madrasah aliah akhirnya ditutup secara resmi oleh Mudir Drs. K.H. Mudrik Qori, MA di halaman depan kampus A Indralaya (17/12).

Berlangsung selama satu pekan, Porseni yang melombakan 10 cabang olahraga dan 6 cabang seni ini dilaporkan selain mampu mengasah bakat-bakat santri khususnya bidang olaraga dan seni juga berhasil menanamkan rasa ikhlas serta sportifitas.

“Kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada almukarrom Ketua Yayasan Al-Ittifaqiah, Mudir dan Wakil Mudir yang telah memberikan motivasi dan dukungan yang penuh, sehingga Porseni tahun ini bisa berlangsung dengan baik sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama”, ujar  sekretaris Panlak, ustadzah Sovyatun Sri Wahyuni.

“Tak lupa kepada seluruh asatiz dan asatizah yang telah mengayomi dan mengarahkan kami sehingga kegiatan ini bisa berlangsung sebagai mana mestinya. Rekan-rekan Panitia, dewan hakim dan  pengurus OSPI, semoga semangat juang yang kita lakukan pada Porseni tahun ini, bisa memupuk sportifitas dan mengibarkan panji-panji keikhlasan antar sesama”.

“Selamat kepada seluruh santri yang telah berhasil mengharumkan nama baik kelasnya masing-masing, semoga kemenangan yang anda raih senantiasa dijadikan motivasi untuk meraih mimpi yang akan menghantarkan kita semua kepada pertandingan yang berkelas dan bertingkat di momen-momen yang lebih bergengsi, baik bertaraf Kabupaten, Propinsi, Nasional  sampai Internasional”.

“Untuk santri yang belum berhasil, janganlah berkecil hati dan bermuram durja, kita harus senantiasa menjadi orang yang optimis yang bisa menerima kekalahan dengan lapang dada, karena perjalanan untuk meraih mimpi tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, kesemuanya itu membutuhkan pengorbanan yang dilandasi dengan keikhlasan. menjadi pemenang bukan tujuan sesungguhnya tetapi dengan usaha yang kita lakukan, maka kita sudah menjadi pemenang yang sebenarnya”, tutup ustadzah Sovy saat membacakan laporan kegiatan.

Sementara itu, Mudir juga menjelaskan kalau olahraga dan seni merupakan media dakwah yang luar biasa menuju kejayaan Islam.

“Saat ini, semua mata melirik negara Qatar dengan penuh bangga. Melalui piala dunia, Qatar meracik nilai-nilai keislaman dengan sempurna. Alhasil, pesan-pesan Rahmatan Lil Alamin dapat tersampaikan pada semua pecinta bola lintas agama”.

“Islam begitu dekat dengan seni dan olahraga, contoh kecilnya saat nabi Muhammad saw tiba di kota Madinah disambut dengan kesenian Rabana. Jadi, kalau ada yang bilang Islam anti olaraga apalagi seni, berarti ia tidak mengenal Islam”, kata Mudir.

“Selamat dan berkah kepada santri-santri juara. Kedepan, saya meminta Lembaga Seni, Olahraga dan Keterampilan (Lesgatram) untuk meningkatkan atlit-atlit santri, seniman-seniman santri dan para innovator-inovator santri yang kelak akan mengisi segmen-segmen masyarakat”, tutup Mudir.

Keluar sebagai Juara umum Porseni tingkat madrasah aliah tahun ini adalah diraih kelas XI IPK 3 dengan perolehan medali 5 emas dan 3 perak.

DAFTAR JUARA PORSENI MA 2022