Ustadzah Muyasaroh raih gelar Doktor UNY

Jogjakarta, PPI; Tampaknya di penghujung tahun ajaran 2013-2014, pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya terus mengukir prestasi baik dari kalangan santri maupun dari tenaga pendidik.

Kemarin saja, ratusan santri berhasil menyabet juara di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) dan Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK) tingkat kabupaten dan provinsi.

Hari ini (14/05) giliran ustazah Hj. Muyassaroh, M.A. berhasil mengikuti ujian terbuka dan promosi doktor di gedung pasca sarjana Universitas Negeri Yogjakarta (UNY).

Beliau berhasil mempertahankan penelitiannya yang berjudul “PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI CONTEXT INPUT PROCESS AND PROUDUCT (CIPP) PADA PROGRAM PEMBELAJARAN TAHFIZH AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN” dihadapan para penguji.

Tidak ada keraguan sedikitpun dalam mempresentasikan disertasinya walaupun para penguji adalah guru besar dan dosen profesional diantaranya; Prof.Dr. Zuhdan Kun Prasetyo (Direktur Pascasarjana UNY), Prof.Dr. Badrun Kartowagiran (sekretaris Prodi PEP UNY), Prof. Suyata, Ph.D. (Promotor sekaligus Pembimbing I), Prof.Dr. Sutrisno (Kopromotor sekaligus Pembimbing II), Prof.Dr. Ajat Sudrajat (Kaprodi Fakultas Ekonomi UNY dan Dosen UIN Sunan Kalijaga) dan Prof. Djemari Mardapi, Ph.D. (Kaprodi PEP UNY).

Mudir PPI Drs.K.H. Mudrik Qori, M.A., yang turut menghadiri seminar mengucapkan apresiasi penuh kepada ustazah Muyassaroh karena telah menyelesaikan studi S3nya di UNY.

“Prestasi ini merupakan keberkahan bagi ma’had dan santri. Dia adalah ustazah pertama yang bergelar doktor dan saya harapkan dapat menjadi pilot project bagi yang lain untuk terus meningkatkan pretasinya tidak terkecuali pada bidang akademisi jangan hanya puas di level S2 saja. Sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di ma’had”.

“Target saya tidak terlalu berlebihan, pada tahun emas PPI 2017 kelak, kita sudah memiliki 3-4 SDM yang telah bergelar doktor. Alhamdulillah pihak yayasan sudah menyikapi serius mengenai ini, nanti kita berikan beasiswa bagi yang mau S3”, tambahnya.

Senada dengan mudir, ketua Yayasan Islam Al-Ittifaqiah (Yalqi) Drs. K.H. Syamsul Bahri HAR siap memberikan beasiswa bagi guru yang mau melanjutkan studinya.

“Selamat pada ustazah Muyassaroh dan semoga menjadi motivasi bagi guru-guru yang lain untuk terus semangat menguasai berbagai disiplin ilmu. Bagi yang mau melanjutkan studinya, yayasan siap memberikan beasiswa”, ujar mantan Direktur PDAM Ogan Ilir ini.

Sebagaimana yang diketahui, ustazah Hj. Muyassaroh, M.A. adalah alumni STITQI tahun 2006 dan mendapatkan beasiswa pendidikan strata 3 dari Kementerian Agama Republik Indonesia 3,5 tahun silam.

GALERI SUASANA SIDANG

No Responses

Tinggalkan Balasan