Yayasan Kembali Teken MoU Investor ISCI

ittifaqiah.ac.id_Jakarta; Percepatan pembangunan kawasan terpadu yang disebut dengan Intenational Smart City of Al-Ittifaqiah (ISCI) terus diupayakan.

Setelah mendapatkan investor projek 156 asrama dan kelas di zona Bagdad City (proses saat ini pemasangan pondasi), kali ini Yayasan Islam Al-Ittifaqiah (Yalqi) kembali mendapatkan investor yang bersedia berkerjasama dengan system turn key project dengan nilai lebih tinggi.

Bersama Mudir Al-Ittifaqiah Drs. K.H. Mudrik Qori, MA., Ketua Yayasan KH. Muhammad Joni Rusli, S.Pd.I., melakukan penandatangan MoU dengan investor tersebut. MoU ini sendiri digelar di Bussines Room Sari Pacific Hotel, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat (28/9).

Melalui kerjasama ini, diharapkan pembangunan bukan hanya fokus pada zona Bagdad City melainkan zona-zona lainnya yang berjumlah 16 zona/paket. Diantaranya adalah Bagdad City yang menyediakan fasilitas santriwati, Makkah City yang didalamnya fasilitas santri TK dan MI selanjutnya Abbasyiah dan Amawiyah City yang terdapat didalamnya kampus Institut Agama Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (IAIQI).

Ada juga zona Sevilla City yang mencakup kampus Kuripan sekarang. Andalusia City yang difokuskan pada fasilitas public seperti rumah sakit, hotel, resort dan sport centre.

Sedangkan fasilitas kantor pusat, guest hourse, perumahan pimpinan dan pendopo agung berda di Zona Madrid City. Zona selanjutnya adalah zona Istambul City yang terdapat didalamnya fasilitas olahraga dan lapangan golf.

Granada city dikhususkan pada penambahan fasilitas santri kampus Lecah secara besar-besaran. Madinah city yaitu renovasi dan penambahan fasilitas santri putra. Untuk Universitas Islam Al-Quran Al-Ittifaqiah (UIQI) ditepatkan pada zona Cordova City.

Madrasah Diniah yang saat ini berada di kampus B akan dipindah tepatnya pada kampus baru zona Toledo City. Zona pusat bisnis, pusat perkantoran dan tata kelola pasar berada pada zona Dubai City.

Terakhir adalah zona Turki Ottoman City dan Paradise City yaitu pusat suaka alam seperti hutan, bukit, sawah dan berbagai macam kebun. Dikelilingi oleh fasilitas-fasilitas riset. Turki Ottoman City diharapkan menjadi magnet dunia akademisi dan sosial sementara itu Paradise city adalah kawasan pemakaman yang asri.

Hadir dalam MoU tadi malam yaitu investor yaitu Dirut PT. Dharma Perdana Muda Arpandi, S.T., Bendahara Yayasan Islam Al Ittifaqiah Ali Sodikin, M.Pd., Director of Bussines Development Crown Good Hkg Andi Sapran, S.T M.T. dan Kosultan bisnis PT Dharma Perdana Muda Huzairin.