Lawan Kerusakan Alam, Pesantren Al-Ittifaqiah dan BPOM Palembang Tanam Sejuta Pohon

ittifaqiah.ac.id_Ogan Ilir; Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya turut berpartisipasi dan memberikan dukungan penuh terhadap Gerakan Penanaman Sejuta Pohon yang digagas oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palembang dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Badan POM Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di lingkungan Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah, antara lain Ketua Yayasan Al-Ittifaqiah KH. M. Joni Rusli, S.Pd.I, Mudir ‘Am Drs. KH. Mudrik Qori, MA, Wakil Mudir ‘Am I Gus Ahmad Ma’in, S.Pd., dan Wakil Mudir ‘Am II ustad Ari Al Hadi, M.Pd., serta para ustaz dan ustazah.

Turut hadir Kepala BPOM Palembang Ibu Yani Ardiyanti, S.F., Apt., M.Sc., Ibu Imas Aidaningsih, S.Hut., M.Sc. selaku Kepala Balai Perbenihan Tanaman Hutan Wilayah I, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir, pimpinan dan perwakilan PT Bukit Asam, Ibu Ferawaty beserta tim dari PT Dexa Medica, Bapak Yulius Yudianto selaku Kepala Cabang PT Anugrah Argon Medica (AAM), Ibu Tiara (Apoteker) perwakilan PT Alam Perkasa Lestari (APL), Bapak Saryono selaku Ketua Gabungan Perusahaan Farmasi (GP Farmasi), serta civitas akademika Universitas Sriwijaya Kampus Indralaya.

Mudir ‘Am Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah, Drs. KH. Mudrik Qori, MA, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-25 kepada BPOM RI sekaligus memberikan apresiasi atas peran strategis BPOM yang selama ini tidak hanya berfokus pada pengawasan obat dan makanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Ia menegaskan bahwa di tengah realitas global saat ini—di mana sistem kapitalisme kerap mengedepankan keuntungan semata tanpa memperhatikan aspek sosial dan ekologis—Indonesia menjadi pasar yang sangat menarik. Kondisi tersebut berpotensi mendorong masyarakat menjadi lebih konsumtif daripada produktif. Oleh karena itu, keberadaan dan peran BPOM menjadi sangat penting dalam melindungi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan.

Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung seluruh program BPOM, memberikan apresiasi, serta turut mensukseskan berbagai inisiatif yang bertujuan melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Hal ini dinilai penting mengingat berbagai musibah lingkungan yang terus terjadi di berbagai daerah, seperti banjir, tanah longsor, dan bencana ekologis lainnya.

Lebih dari 15 abad yang lalu, Allah SWT telah mengingatkan bahwa kerusakan di muka bumi terjadi akibat perbuatan tangan manusia sendiri. Penebangan pohon yang tidak terkendali, eksploitasi alam secara berlebihan, serta perluasan perkebunan secara masif tanpa pengelolaan yang berkelanjutan telah memperparah kerusakan lingkungan.

Dalam konteks inilah, BPOM melalui Gerakan Penanaman Sejuta Pohon hadir sebagai ikhtiar nyata untuk menjawab persoalan lingkungan. Gerakan ini menjadi upaya konkret yang patut didukung oleh seluruh pihak, baik individu maupun korporasi. Sekecil apa pun kontribusi yang diberikan, memiliki nilai besar bagi keberlangsungan alam dan generasi mendatang.

Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah (PPI) sendiri sejak lama telah melakukan pembibitan dan penanaman pohon sebagai bagian dari pendidikan karakter serta pembentukan kepedulian lingkungan bagi para santri. Kehadiran BPOM bersama para mitra strategis dalam kegiatan ini semakin memperkuat semangat kolaborasi dan keberlanjutan gerakan hijau.

Pesantren juga mengingatkan agar tidak meremehkan tumbuhan dan lingkungan, karena seluruh makhluk ciptaan Allah SWT bertasbih kepada-Nya. Menjaga alam merupakan bagian dari ibadah, sedangkan merusaknya adalah perbuatan dosa. Allah SWT menciptakan sungai, gunung, hutan, dan pepohonan dengan keseimbangan yang sempurna untuk dijaga, bukan dirusak.

BPOM dinilai telah memberikan contoh nyata dalam menjaga keseimbangan tersebut. Oleh karena itu, para santri diharapkan mampu menjadi agen dakwah lingkungan, mengampanyekan kepedulian terhadap alam di mana pun berada sebagai bagian dari misi rahmatan lil ‘alamin.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, termasuk PT Dexa Medica. Pihak Dexa Group menegaskan komitmennya sejak awal untuk menjunjung tinggi kepedulian sosial serta menjaga keseimbangan ekosistem. Diharapkan, pohon-pohon yang ditanam tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menumbuhkan inspirasi dan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga bumi bersama.

Gerakan Penanaman Sejuta Pohon ini diharapkan dapat berjalan sukses serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk melakukan aksi serupa demi masa depan lingkungan yang lebih baik.