
JAKARTA, 19 Mei 2026 – Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya bersiap mengukir sejarah baru dalam syiar Islam di tanah air. Pada Senin, 22 Juni 2026 mendatang, pesantren terbaik I di Sumatera Selatan ini serta masuk dalam 20 pesantren berpengaruh di Indonesia ini akan menggelar “Haflah Akbar Nasional: Haflah Berbasis Al-Quran Terbesar di Indonesia”. Perhelatan kolosal ini diproyeksikan akan dihadiri oleh lebih dari 12.000 penghadir, menjadikannya salah satu momentum konsolidasi umat dan gerakan Qurani paling megah sepanjang tahun ini.
Sebagai bagian dari langkah pemantapan menuju hari H, Mudir ‘Am Al-Ittifaqiah Indralaya Drs. KH. Mudrik Qori, MA dan sekretaris Yayasan Islam Al-Ittifaqiah Eko Arisandi, M.Pd melakukan kunjungan silaturahim strategis kepada Menteri Koperasi Republik Indonesia (Menkop RI), Dr. Ferry Juliantono, S.E. Ak., M.Si. pada Senin, 18 Mei kemaren. Kunjungan ini memegang peranan krusial mengingat Menkop RI Dr. Ferry Juliantono juga mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Penyantun Yayasan Islam Al-Ittifaqiah. Pertemuan tersebut berfokus pada koordinasi kesiapan acara serta penyerahan langsung undangan resmi kehadiran puncak Haflah.
Selain memperkuat koordinasi internal bersama jajaran dewan penyantun, pihak panitia juga bergerak masif di level birokrasi tertinggi negara. Undangan kehormatan kepada Presiden Republik Indonesia saat ini tengah ditindaklanjuti secara intensif melalui Sekretariat Kabinet (Seskab) dan Sekretariat Negara (Sesneg) RI. Langkah ini mencerminkan betapa strategisnya kedudukan Haflah Akbar ini dalam skala nasional.

Gerakan Qurani Nasional: 7 Agenda Strategis Pesantren
Haflah Akbar Nasional ini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan sebuah manifestasi dari “Gerakan Qurani Nasional”. Terdapat tujuh agenda besar dan bersejarah yang akan diresmikan serta dideklarasikan secara langsung di hadapan belasan ribu pasang mata:
- Wisuda Nasional 1.000 Hafizh/Hafizah Al-Quran: Pengukuhan para penjaga kalamullah yang telah menyelesaikan hafalan mutqin mereka, siap mengabdi ke berbagai penjuru negeri.
- Deklarasi Gerakan Indonesia Mengaji untuk Keselamatan Bangsa oleh 2.000 Qori/Qoriah: Gerakan spiritual makro demi mengetuk pintu keberkahan, kedamaian, dan keselamatan seluruh rakyat Indonesia.
- Peresmian Universitas Al-Quran Ittifaqiah Indralaya: Transformasi institusi pendidikan tinggi pesantren menjadi universitas berbasis Al-Quran pertama yang komprehensif di wilayah tersebut.
- Peresmian Perpustakaan Digital Al-Quran: Integrasi teknologi modern dengan khazanah klasik Islam untuk kemudahan riset santri global.
- Peresmian Kampus Kuwait City Al-Ittifaqiah Indralaya: Perluasan infrastruktur pendidikan internasional hasil kolaborasi strategis dengan para mitra dari Kuwait.
- Pemberian Penghargaan untuk Santri dan Hafizh/Hafizah Berprestasi: Apresiasi tinggi bagi para kader umat yang mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional.
- Pembukaan Musyawarah Nasional Ikatan Alumni Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya: Momentum akbar berkumpulnya para alumni yang saat ini tercatat mencapai 31.000 orang, tersebar di seluruh dunia.
Pihak panitia juga menaruh harapan besar kepada Menteri Agama Republik Indonesia untuk berkenan hadir secara langsung memberikan Pembekalan Utama Haflah. Sesuai dengan visi besar pesantren, tema mendalam yang diusung adalah: “Dari Pesantren untuk Kedaulatan Bangsa: Mencetak Generasi Qurani Sebagai Pilar Kepemimpinan Indonesia di Mata Dunia.”
Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya mengajak seluruh elemen umat Islam, alumni, dan simpatisan untuk turut serta menyukseskan, mendoakan, dan menghadiri perhelatan mulia ini agar berjalan dengan lancar serta membawa kemaslahatan yang luas bagi bangsa dan negara
