
PALEMBANG, 20 Mei 2026 – Manajemen dan pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya terus bergerak cepat mematangkan persiapan “Haflah Akbar Nasional: Haflah Berbasis Al-Quran Terbesar di Indonesia” yang akan digelar pada Senin, 22 Juni 2026 mendatang. Setelah sebelumnya berkoordinasi dengan jajaran Dewan Penyantun, delegasi dari pesantren terbaik I di Sumsel ini yang dipimpin langsung oleh Mudir ‘Am, Drs. KH. Mudrik Qori, M.A., melakukan kunjungan silaturahim strategis kepada Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.
Kunjungan ini bertujuan untuk melaporkan kesiapan rangkaian acara kedepannya sekaligus menyerahkan undangan resmi. Pihak Ponpes Al-Ittifaqiah melalui Mudir ‘Am Drs. KH. Mudrik Qori, M.A. menaruh harapan besar agar Menag RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. berkenan hadir secara langsung memberikan Pembekalan Utama Haflah di hadapan sekitar 12.000 penghadir yang akan memadati kompleks pesantren.
Sesuai dengan visi besar lembaga, tema mendalam yang diusung dan diajukan kepada Menag RI adalah: “Dari Pesantren untuk Kedaulatan Bangsa: Mencetak Generasi Qurani Sebagai Pilar Kepemimpinan Indonesia di Mata Dunia.” Tema ini dinilai sangat relevan dalam menegaskan peran historis dan modern pesantren sebagai rahim pencetak pemimpin bangsa yang berintegritas dan berwawasan global.
Di saat yang sama, panitia pusat juga terus bergerak di level birokrasi tertinggi negara. Undangan kehormatan yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia saat ini sedang dikawal dan ditindaklanjuti secara intensif melalui Sekretariat Kabinet (Seskab) serta Sekretariat Negara (Sesneg) RI.
Gelar “Gerakan Qurani Nasional” dengan 7 Agenda Monumental
Puncak Haflah Akbar Nasional pada 22 Juni 2026 nanti akan dikemas menjadi sebuah aksi nyata bertajuk Gerakan Qurani Nasional. Tidak tanggung-tanggung, ada 7 agenda besar yang siap mencetak sejarah baru:
- Wisuda Nasional 1.000 Hafizh/Hafizah Al-Quran: Pengukuhan para penjaga kalamullah yang siap mengabdi dan menyebarkan nilai-nilai kedamaian ke berbagai penjuru negeri.
- Deklarasi Gerakan Indonesia Mengaji untuk Keselamatan Bangsa: Dipimpin dan digemakan langsung secara serempak oleh 2.000 Qori/Qoriah untuk mengetuk pintu langit demi keselamatan NKRI.
- Peresmian Universitas Al-Quran Al-Ittifaqiah Indralaya: Transformasi institusi pendidikan tinggi pesantren menjadi universitas berbasis Al-Quran pertama yang komprehensif di wilayah tersebut.
- Peresmian Perpustakaan Digital Al-Quran: Integrasi teknologi modern guna mempermudah akses riset literasi keislaman bagi santri dan akademisi dunia.
- Peresmian Kampus Kuwait City Al-Ittifaqiah Indralaya: Perluasan infrastruktur pendidikan internasional hasil kolaborasi strategis dengan para mitra dari Kuwait.
- Pemberian Penghargaan untuk Santri dan Hafizh/Hafizah Berprestasi: Bentuk apresiasi tinggi bagi para kader umat yang mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional.
- Pembukaan Musyawarah Nasional Ikatan Alumni Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya: Momentum akbar berkumpulnya para alumni yang saat ini tercatat mencapai 31.000 orang, tersebar di seluruh penjuru dunia.
Melalui silaturahim ke Kementerian Agama yang digawangi langsung oleh Mudir ‘Am ini, Ponpes Al-Ittifaqiah berharap sinergi antara pemerintah pusat dan dunia pesantren terbaik I di Sumsel ini semakin kokoh, demi suksesnya perhelatan akbar yang menjadi kiblat gerakan Qurani nasional tahun ini.
