
INDRALAYA – Musyawarah Besar (Mubes) Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah (PB IKAPPI) 2026 menetapkan Ahmad Main Mudrik (Gus Main) sebagai Ketua Umum dan Syamsuddin sebagai Ketua Harian periode 2026–2030.
Pelantikan kepengurusan PB IKAPPI periode 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya.
Mubes menjadi momentum konsolidasi alumni untuk memperkuat kontribusi pesantren dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia, sejalan dengan kebutuhan bangsa menghadapi bonus demografi dan Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum PB IKAPPI Gus Main mengatakan alumni pesantren memiliki peran strategis karena tersebar di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, birokrasi, dunia usaha, hingga sektor sosial kemasyarakatan.
“Potensi alumni perlu dikonsolidasikan agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan pembangunan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian PB IKAPPI Syamsuddin menegaskan bahwa kepengurusan baru akan fokus memperkuat jaringan alumni berbasis daerah, profesi, kampus, dan luar negeri.
“Kami ingin alumni menjadi jembatan antara pesantren, masyarakat, dan berbagai peluang pengembangan SDM di masa depan,” katanya.
Dengan jaringan lebih dari 32 ribu alumni, PB IKAPPI optimistis dapat memperkuat kontribusi pesantren dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan kepemimpinan generasi muda, serta mendukung berbagai agenda pembangunan nasional.
Pelantikan kepengurusan PB IKAPPI periode 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya.
